You are currently browsing the monthly archive for Oktober 2007.
Hari ini (Senin, 29 Okt 07), terpaksa berangkat dari Bandung pagi-pagi karena harus mengikuti upacara bendera memperingati hari Sumpah Pemuda. Jam 4.30 siap-siap..bersusah-susah menyingkirkan seekor kucing sekarat karena mabok (mudah2an dia ga papa)..akhirnya jam5 teng aku pun berangkat. Kecepatan rata-rata 140 kpj di Cipularang, isi bensin sebentar di SPBU Purbaleunyi ke arah Jakarta..lanjut sampe Bekasi Barat hanya makan waktu 50 menit. Dari Bekasi Barat sampe keluar di Cempaka Putih butuh waktu kurang lebih 2 jam..buseeeeet
Tak terasa setelah aku menulis ini, telah tiba saatnya aku kembali mudik. Sekarang ga pake macet2an di Pantura ato Jalur Selatan..karena berangkat ke Jogja naik kereta (mbuh yo sepure opo..lha sing nggowo tikete mbakku je)..
Persiapan: 1 tas Delsey ukuran 2oKG (mayoritas isi undangan wat nikahan..hohoho), 1 tas laktok, 1 dus kali (isinya baju, sapa tau tas gede ga cukup). Hmm..mudik taun ini sih emang lebih panjang harinya, tapi koq kayanya ada yang ga sreg. Suasananya lebih garing bin membosankan. Tulisan jadi lebih ga mutu (dari yang tadinya emang ga mutu).
Udah ah..mo rapat sampe malem, besok langsung bolos..kita kembali ke Jogjaa..
*Ahh..nikmatnya..membayangkan diriku bermalas-malas di kampung, sambil deg-degan mempersiapkan nikahan*
Hah?? Oknum?? JJC?? Apa pula itu?
JJC adalah sebuah tulisan yang aku liat di jaket dua pengendara (atau lebih tepatnya disebut oknum) motor Yamaha Jupiter. Kepanjangan JJC adalah Jakarta Jupiter Club. Tulisan dan kepanjangan JJC ini selalu terngiang di ingatanku, karena menilik sejarah klub-klub motor modern (bukan model preman kaya beberapa anak norak yang suka bawa samurai kalo konvoi) anggota klub tidak diperkenankan kebut-kebutan atau ngetrek atau berkendara ugal-ugalan dengan atribut klub menempel di badan(dalam hal ini Jaket).
Kejadian di depan Aston Atrium Senen dari arah selatan belok kiri ke arah ke RS. Gatot Subroto (Paviliun apa gitu) hari Sabtu malam (tanggal 6 Okt’07) menunjukkan kenyataan yang sebaliknya. 2 orang anggota JJC (sayang, plat nomernya ga sempet dicatet) sepertinya kebelet beol terburu-buru dalam mengejar sesuatu, sehingga mengesampingkan etika berkendara, yaitu dengan kecepatan kilat (kaya di iklan) mengerem tipis di sebelah mobil, ga pake ba bi bu belok kiri baru nyalain sen, mepet kanan dikit, trus langsung berakselerasi secepat kilat jupiter. (Ya iyalah..juppy gitu..kalo standar ya segitu aja tenaganya)..
Terus terang para petinggi JCC (dan klub motor lain, tapi aku belum pernah ketemu yang kurang ajar, khususnya kalo lagi pake atribut klub) perlu memberi penataran pada para anggotanya, khususnya 2 orang pengendara tadi. Mudah-mudahan hal kaya gini ga terulang lagi besok-besok..
*sigh..*
Ternyata Honda Jazz/Fit 2008 banyak versinya. Namun menurut gambar terakhir dari Tabloid Otomotif, kayanya begini neh gambarnya..


sumber: http://carscoop.blogspot.com




sumber: http://paultan.org
Yah..gitulah berbagai rumor tentang Jazz di tahun 2008. Info mesin? ada yang 1300cc, ada juga yang 1500cc, udah lengkap dengan i-VTECnya, dengan tenaga yang lebih besar dari Jazz yang sekarang (i-DSi atau VTEC).
Lanjut di sini.
Kemaren (Senin sore, 1 Okt’07), mendadak bos besar tanya ama anak-anak buahnya, termasuk aku, “Hey, itu coba diliat di internet, katanya cuti lebaran ditambah harinya ya?”. Wah, kita-kita jadi gremeng-gremeng ga jelas..akhirnya buka situs SCTV, ternyata bener kalo cuti bersama Lebaran taun ini diperpanjang.
Yang repaot adalah, kita harus re-schedule tiket buat ntar balik ke Jakarta. Parahnya, agen travel ga bisa mundurin jadwal, wong udah di-issue tiketnya. Jadi kita kudu bawa itu tiket langsung ke depan hidung mbak-mbak di counter kantor Adam Air (maunya Garuda [maksa]..penuh), tapi di Jakarta kan juaoooooh. Tar aja nunggu di Jogja baru nuker tiket..mudah2an masih ada seat kosong untuk tanggal 20











