Avian Flu..

Turut berduka cita atas jatuhnya korban meninggal dunia akibat flu burung..

Sodara..kejadian (luar biasa) yang berasal dari kelalaian manusia kembali terjadi akhir-akhir ini. Merebaknya kasus flu burung di Jakarta kembali memakan korban meninggal dunia, yang menunjukkan manajemen “bencana” pemerintah yang bersifat sporadis terhadap suatu kasus.

Oke..cukup pembahasan tentang pemerintahnya. Aku yakin kalo rata-rata orang Indonesia (at least yang melek internet) udah tau cara penyebaran virus, gejala, dsb.

Jadi inget kejadian, suatu malam setelah jalan-jalan ke Forbidden City, suhu lumayan dingin waktu itu, tapi belum jatuh ke nol. Nah..setelah capek menjelajah dan berencana pulang ke penginapan..tak disangka-sangka..di tengah-tengah pedestrian yang rimbun, sesuatu jatuh di pergelangan tangan jaket yang aku pake. Ceplookk…anjriiittt…begitu kurang lebih bunyinya..Setelah kulihat dengan seksama, ada cairan yang lebih mirip pasta warna item putih segede telor mata sapi..dekeeet sekali dengan tanganku yang beku..untung masih di jaket. Apa itu?pikirku..ternyata ee-nya burung..huueekk cuuuih. Jijik deh rasanya..hehehe.

Yang mengkhawatirkan sebenernya bukan ee-nya si burung br*****k itu. Tapi karena waktu itu di China juga lagi hangat2nya isu flu burung, dan baru-barunya ditemukan tanaman ajaib bahan baku obat tamiflu. Bayangin aja..abis seneng-seneng, pulangnya di-telek-in burung, terancam virus mematikan pula. Akhirnya dengan panik buru-buru kubasuh tuh ee dengan tisu basah (lha ga ada air koq protes ae)..setelah yakin bersih dengan hati waswas dan jantung yang ga berdebar-debar, aku nunggu esok hari..apakah panas dan demam mendatangi tubuhku. Alhamdulillaah..ternyata esoknya aku baik-baik saja.

Pelajaran yang bisa dipetik, ternyata, kapanpun, dimanapun, musibah bisa sewaktu-waktu mendatangi kita. Mau itu kejatuhan ee, kena senggol sepeda, ato yang lebih ngeri kena flu burung. Maka ambil hikmahnya aja..selalu waspada dan tetap tawakal..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: