Hujan (kembali) menghampiri Jakarta

Hujan di Jakarta menjadi momok yang cukup mempengaruhi mental orang Jakarta karena dua hal: BANJIR dan MACET. Banjir karena selain nasib sejarah Jakarta untuk selalu dapet banjir, juga karena perilaku masyarakat yang selalu nyampah.

Tadi pagi ujan duereees banget. Aku dengerin radio, ternyata di kawasan Kebon Jeruk (Jakbar), Tomang, Meruya macet di mana-mana karena banjir. Karena kemacetan akibat hujan ini, 3in1 khusus jam pagi ditiadakan. (Sial, dah kelanjur ngambil Pejompongan coy..untungnya lowong..asiiiik).

Aku denger di radio n baca internet sih pintu air Manggarai masih di bawah normal ketinggiannya, tapi sampe kapan??Wallahualam. Jadi..siap-siap payung sebelum hujan, sedia kain pel dan ember jika atap bocor, siapin rute ngantor yang bebas banjir.

Jadi inget waktu masih di Jogja..hujan separah apapun ga sampe bikin Jogja kelelep…

2 komentar

  1. lha yo…omahmu genah neng dataran tinggi, kang

  2. huehehehe..ndasmu dab🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: