Rotator, Sirine, Pengawal Busuk

Suatu siang..

Setelah melihat berita ini dan ini, dalam hati ini muncul rasa ‘senang’ sekaligus ‘pesimis’. Kita-kita (terutama yang di Jakarta dan kerja di segitiga emas) sering melihat rombongan mobil dan pengawalnya. Entah siapa yang berada di dalam mobil yang mendapat pengawalan itu.

Selama ini kita sering melihat, suatu saat, ada mobil Camry hitam dengan nomor RI sekian (dulu B sekian) mendapatkan pengawalan oleh Terano hitam juga, dengan rotator dan sirine yang mengeluarkan bunyi “torot..torot..nguik..nguik”. Kalo ini sih aku masih maklum, karena secara protokoler negara sepertinya emang kaya gitu. Toh mereka juga pejabat negara.


Aku baru nemu tulisan dari seorang teman baru (anggap aja gitu..hehehe), yang isinya persis sama dengan apa yang lagi ngampet di otak maupun di hati. Sudah sering aku liat kalo lagi di jalan, ada mobil-mobil yang seharusnya tidak berkepentingan REPEAT tidak berkepentingan, tapi dengan gagahnya dikawal oleh penjahat jalanan pihak pengawal swasta yang sangat sangat arogan. Selain itu kadang juga aku liat mobil kedutaan Amerika Serikat juga memakai pengawal (Toyota Cygnus/Land Cruiser yang plat mobilnya bukan CD, tapi B XXXXX xx, sejenis jugalah dengan diplomatik), dan beberapa kedubes asing lain di Jakarta. Aku juga sering liat Mercedes Benz S-Class hitam B XXXX BS juga dikawal dengan Land Cruiser hitam (kalo yang ini plat orang biasa pengawalnya). Mereka dengan arogannya menutup jalan (waktu itu di Rasuna Said yang sempit itu) sehingga pengendara lain tidak bisa menyalip mobil mereka (dan bos mereka). Yang jadi pertanyaan…who the hell these fuc*in arrogant guys?..bagaimana aturannya koq mereka bisa begitu??

Lebih parah adalah orang swasta yang berplat B XXXX BS ditambah pengawalan ketat melebihi pengawalan seorang menteri. Mereka toh bukan pejabat publik yang harus mempertaruhkan jabatan karena sebuah kekonyolan di jalan raya. Main tembak ato pukul, mungkin juga serempet dan tabrak, merupakan hal yang mungkin ada di pikiran mereka. Para polisi/TNI yang dibayar pengawal swasta ini memakai rotator biru disertai bunyi torot torot wiwiwiwiwiw kalo lagi kebelet mengawal orang yang membayar mereka. Apakah polisi juga menindak orang-orang yang begini ini? Ditambah lagi ormas (organisasi ‘massa’ masyarakat) yang sok kuasa dan juga menggunakan rotator+sirine untuk menyingkirkan penghalang di depan. Mau lagi?? Mungkin voorrijder untuk mengawal rombongan konvoi motor gede??

Koq aku pikir percuma senang kalo aturan ada untuk dilanggar. Razia sekarang, apa dijamin menertibkan hal-hal begituan? Kalo ada yang inget email berantai (hoax ato bukan ga peduli) tentang cerita Honda CR-V hitam dengan rotator di moncongnya yang dengan ke-sakitjiwaan-nya mengejar dan memukuli orang menyalipnya, apakah hal itu menjadi perhatian Pak Polisi

Oiya….ada lagi pihak yang dipertanyakan kompetensinya memakai pengawal dan sirine+rotator ini. Itu tuuuu..mobil-mobil Land Cruiser ato Land Rover ato Range Rover ato Crown berplat ‘bintang’ ato Jenderal yang kebelet lagi keburu-bur, ngacir dengan 1 pengawal bermotor trail dan 1 pengawal bermotor gede me’nyemprot’ pengendara di depannya.

Cukuplah ngomong berbusa-busa, ngetik sampe jari patah (hiperbolis yak)..yang penting aspirasi tertuang. Tapi cukup juga, karena aturan yang seharusnya sudah ditegakkan dari dulu masih saja tertunda gara-gara….

Siapa?

2 komentar

  1. Salam kenal Mas, terima kasih sudah melongok blog saya…… 😉

  2. Sama-sama Pak..ternyata saya masih harus banyak berguru🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: