Ferrocene, KLH, Program Langit Biru

Keputusan Kementerian Lingkungan Hidup dalam surat rekomendasinya kepada Pertamina (sumber: Tabloid Otomotif, Minggu IV April 2007) untuk menggunakan ferrocene sebagai alternatif pengganti timbal (lead) sebagai octane booster (pendongkrak angka oktan) bensin, cukup banyak menimbulkan tanda tanya di berbagai kalangan, terutama LSM dan pemerhati lingkungan.

Adanya Program Penghapusan Timbal dalam Bensin untuk mendukung Blue Sky Project, tampaknya akan mengalami kemunduran. Gembar gembor standar emisi Euro II yang memaksa industri otomotif dan kalangan perminyakan meng-up grade produknya agar memenuhi standar tersebut, menjadi meredup dengan beredarnya surat rekomendasi ini. Kenapa penggunaan ferrocene bertentangan dengan Program Langit Biru, atau bahkan dianggap langkah mundur bagi kebijakan lingkungan hidup Indonesia?

Selebihnya, silakan dilihat di sini.

Thanks to givangkara🙂

2 komentar

  1. salam kenal…

    kunjungi blog aku yaa,
    hhe^^

  2. hahah….
    Trnyata situS inI Brguna Bngt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: