Diskriminasi Antar PNS

Melihat berita ini, sungguh..hati ini merasa sedikit geram. Mengapa? Di saat PNS lain kekurangan, di saat guru-guru bantu dan honorer di daerah tidak jelas nasibnya, di saat wakil terkutuk terhormat keasyikan mengeruk uang rakyat dengan acara jalan-jalan dan korupsi politik, eh…dengan alasan reformasi birokrasi, instansi pemerintah satu ini koq dengan serta merta menaikkan tunjangan pegawainya dengan jumlah yang fantastis.

Sangat pantas apabila seorang Laode Ida kemudian mengkritisi kebijakan tersebut. Kebijakan departemen yang memegang keuangan negara sangat dekat dengan penyalahgunaan kewenangan. Hmm..apakah sebuah lembaga negara yang memegang keuangan, instansi ini berhak mengatur segalanya sesuka hati? Memotong anggaran orang lain sementara anggaran sendiri dinaikkan dengan fantastis? Menggunakan kewenangan untuk mengada(-adakan) berbagai tunjangan yang tidak jelas? Kalau demikian adanya (mudah-mudahan tidak)..sungguh..kasihan sekali rakyat yang membayar pajak, yang hanya dipakai untuk orang-orang yang (katanya) mencari uang negara (padahal juga menghamburkan uang negara). Evalasi oleh RI1? Mudah2an evaluasinya beneran..bukan basa-basi…

Reformasi birokrasi akhirnya ≠  Good governance

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: