Mobil Terbakar + Jatuh..koq akhir-akhir ini banyak ya?

Tadi pagi (Jumat, 22/2/08) aku sempet terjebak sedikit lama di seputaran Tugu Tani. Tapi ga bete bin kesel karena udah ditelpon An69a sebelum berangkat ngantor…”Be, ada bus kebakar neh..macet buanget di Tugu Tani!”

Yah, jadi aku ngantor dengan keadaan hati siap menerima kemacetan (yang di Tugu Tani, yang laen sih nggak).

Yang jadi pertanyaan, kenapa koq banyak bener mobil (di Jakarta) yang kebakar? Minggu ini aja udah tiga mobil kebakar (1 mobil ex Taxi di parkiran IRTI Monas, 1 Peugeot di Gatot Subroto dari Grogol arah Semanggi, plus yang terbaru pagi ini TransJakarta hangus di Tugu Tani), belum lagi peristiwa mobil jatuh yang terakhir terjadi di kantor Walikota Jaksel (eh, mobilnya Altis, tapi yang punya staf lhoo, bukan pejabatnya..loh, koq malah ngegosip😛 ).

Kalo peristiwa mobil terbakar penyebabnya bisa macam-macam, dan aku jujur aja ga tau kenapa bisa muncul api kalo mobilnya kayanya sehat. Sementara kalo yang mobil jatuh, kebetulan semuanya (atau hampir semuanya jika Panther Box dihitung) bertransmisi otomatis. Gebleknya pejabat Pemda, malah mau bikin peraturan yang bikin susah pengguna matic. Sekali terjadi kecelakaan di ‘halaman belakang’ mereka (baca: kantor Walikota), malah nyalahin pengemudi. Memang sih faktor human error pasti menyumbang poin yang lumayan sebagai penyebab jatuhnya mobil-mobil naas tersebut. Tapi, peraturan yang dikoar-koarkan itu ternyata hanya anget-anget tai ayam kalo ga ada kejadian Honda Accord jatuh di Menara Jamsostek tempo hari. Kenapa? Karena Pemda melalui P2B (kali ya, kalo ga salah) sudah mengirimkan peringatan jauh-jauh hari saat insiden Permata Hijau yang menewaskan satu keluarga. Kenyataannya..pihak pengelola gedung santai-santai aja, dan pihak Pemda juga acuh beibeh. Baru setelah ada korban jiwa melayang, mereka dengan sikap pahlawan kesiangan menyatakan bahwa kondisi lahan parkir gedung-gedung bertingkat di Jakarta tidak aman. Walah, koq telat banget bapak-bapak pejabat..ngapain aja sih looo? Ternyata sodara-sodara, yang tidak aman bukan hanya gedung bertingkat, bahkan di bawah tanah pun bahaya. Contohnya ya di kantor Pak Walikota itu tadi..

Nah..soal yang terbakar terbakar itu yang agak susah dibahas. TransJ yang terbakar ini aja masih simpang sliwer penyebabnya..entah AC atu tabung BBG yang defect. Belum mobil-mobil lain yang kelalap api..naudzubillah deh😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: