Honda rencananya akan mengeluarkan varian baru people carrier 7/8 seater di bawah Honda Odyssey dan Stream, yaitu Honda Freed. Mobil ini disebut-sebut mengambil platform New Honda Jazz dengan lantai rata, paket interior sempurna dan peletakan tangki BBM yang pintar, sehingga mobil minivan ini mampu mengangkut 8 penumpang dengan nyaman.

Sementara Nissan Grand Livina, sejak penampakannya di Guangzhou akhir 2005 lalu, di Indonesia juga mampu meraup penjualan yang menggembirakan. Konsep mobil kecil yang mampu berpenumpang banyak dan irit menjadi gimmick sales Nissan untuk menarik konsumen, dan sepertinya hal itu akan diikuti oleh Honda. Sementara, pendahulu di kelas ini merupakan pemain lama yang memiliki nama besar, Toyota dengan proyek kolaborasinya, Avanza – Xenia (Daihatsu).

Nah, antara Honda Freed dan Nissan GL sendiri gimana? Honda telah menghentikan pasokan mesin i-Dsi yang memiliki teknologi 2 busi pada 1 silinder (yang sekarang dibanggakan Bajaj Pulsar dengan DTS-i nya..hehehe), dan mengganti seluruh line up-nya dengan mesin berteknologi i-VTEC. Sementara Nissan tetap pede ama CVTV-nya. Artinya, seluruh mobil ini punya tenaga besar dengan konsumsi bensin minimal.

Sekarang pilih mana? Karena Freed belum ada ujudnya di Indo, cukup puasin menilai dari gambarnya. Honda punya dimensi atap yang lumayan tinggi, sementara Nissan pipih. Keuntungan Honda, hal ini menciptakan head-room yang lega bagi penumpangnya, sedangkan Nissan menimbulkan paranoid bagi yang phobia ruang sempit. Sementara lantai rata di Freed akan memberikan ruangan bagi dengkul dan kaki bagi penumpangnya. Nissan? Cukup lumayan juga, tapi tidak buat deret bangku paling belakang (ketiga), dan mungkin ini juga berlaku bagi Honda.

Konsep pelipatan bangku pintar ala Honda (Ultra Seat) ga tau akan dipertahankan atau nggak. Sepertinya sih untukFreed ini, mekanisme pelipatan malah mirip Innova, tapi ga tau yaa…wong aku bukan orang Honda plus ga mampu beli..huehehehehe. Tapi dari pengalaman yang sudah-sudah, untuk mobil kecil Honda jelas di atas Nissan dalam hal kepraktisan. Contoh, Jazz ditandingkan dengan Livina (short), jelas menang Honda. Begitu juga Freed dengan GL. Bibir bagasi yang rendah memudahkan pemilik (terutama kaum ibu) untuk menaikturunkan bagasi, masih ditambah pintu samping model geser. Dijamin penumpang tengah dan belakang serasa dimudahkan untuk naik turun kendaraan.

Bagaimana dengan Nissan? Penumpang dijamin berat untuk mengangkat bagasi, karena bibir bagasi yang kurang dower!!! Sistem pintu konvensional dan mekanisme pelipatan bangku yang biasa-biasa saja turut menurunkan poin Nissan dalam sektor akomodasi dan kepraktisan. Tapi, suspensi yang disinyalir merupakan kolaborasi Nissan dengan Renault memang nyaman tapi cukup stabil. Sementara jika Honda mempertahankan tradisi suspensinya di Jazz/Fit yang notabene keras tapi stabil dan menerapkannya ke Freed, dijamin Anda akan mendapatkan kestabilan kendaraan dan kelabilan di pinggang alias sedikit encok. Mudah-mudahan Freed dilengkapi dengan suspensi yang stabil tapi lumayan lembut.

Sektor mesin, untuk yang 1500 cc Honda surplus tenaga 10 hp dari Nissan. Ini berdasarkan brosur lhoooo… Cuma, karakteristik keduanya sepertinya sama koq..(lagi-lagi berdasar pengalaman doang), di mana mesin menyemburkan tenaga secara penuh di putaran menengah ke atas. Kalo putaran bawah sih adem ayem aja. Sehingga, untuk sektor ini nanti efisiensi mesin akan berbicara banyak.

Transmisi gimana? Manual no comment, ga pernah ngerasain sih. Matic juga sama..hehe. Tapi, dengan transmisi CVTnya, Freed mampu memberikan pengendaraan lebih halus dibandingkan transmisi matic biasa (meskipun sudah electronically controlled) milik Nissan.

Sementara itu aja head to head dua mobil ini, mudah-mudahan kalo ada launching & test drive aku juga diundang (ngarep)…

About these ads